Retyan Computer Pekanbaru - APTIKNAS Riau

  • Penjualan komputer serta peralatan TI resmi dan bergaransi di Pekanbaru.
  • Terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik Kementerian Kominfo RI.
  • Penyedia Perangkat Komputer untuk Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah melalui sistem eCatalogue dan ePurchasing LKPP.
  • Sevice center resmi Lenovo dan Fujitsu.
  • Tempat Uji Kompetensi Komputer Sertifikasi BNSP di provinsi Riau.

Sejarah Projector Pertama di Dunia

@ 2017-03-30

Gene Dolgoff adalah penemu Proyektor LCD pertama didunia.

Pada tahun 1968, Gene Dolgoff muali bekerja di dalam kampus dan mempunyai tujuan untuk memproduksi sebuah video proyektor yang dalam idenya ia akan membuat sebuah proyektor LCD yang lebih cerah dibandingkan dengan 3-CRT proyektor. Idenya adalah menggunakan elemen yang disebut sebagai “cahaya katup” untuk mengatur jumlah cahaya yang melewati itu. Hal ini akan memungkinkan penggunaan yang lebih ampuh untuk sumber cahaya eksternal.Setelah mencoba berbagai bahan, dia setuju dengan penggunaan kristal cair untuk mengatur cahaya pada tahun 1971. Ini membawanya sampai tahun1984 untuk mendapatkan “addressable” dari layar kristal cair (LCD), yang ketika itulah ia membuat proyektor LCD pertama di dunia.

Setelah membangun itu, Gene Dolgoff melihat banyak masalah yang harus dikoreksi termasuk cahaya utama yang hilang dan piksel yang sangat terlihat. Dia kemudian menggunakan metode baru untuk menciptakan efisiensi yang tinggi untuk menghilangkan tampilan pada piksel. Dengan hak paten di seluruh dunia ia memulai di Projectavision Inc pada tahun 1988, perusahaan proyektor LCD pertama di dunia. Dia melisensi teknologi untuk perusahaan lain seperti Panasonic dan Samsung.

Teknologi dan perusahaan ini memulai industri proyeksi digital. Pada tahun 1989 ia dianugerahi kontrak Darpa pertama ($ 1 juta) untuk mengusulkan bahwa standar HDTV AS harus menggunakan pengolahan digital dan proyeksi. Sebagai anggota National Association of Manufacturers Fotografi (NAPM) Standar Sub-komite, IT7-3, ia bersama dengan Leon Shapiro, co-mengembangkan standar ANSI seluruh dunia untuk pengukuran kecerahan, kontras, dan resolusi proyektor elektronik.

Pada mulanya LCD hanya digunakan pada sistem overhead yang ada pada proyektor. akan tetapi LCD mempunyai kelemahan yaitu tidak mempunyai sumber cahaya sendiri. Dengan teknologi yang ada pada waktu itu, LCD meniru konsep teknologi yang diterapkan pada TV yang mana LCD yang digunakan pada TV agar membuat gambar lebih bagus. Maka dimulai saat itu, terciptalah proyektor LCD yang kita kenal hingga saat ini. Sampai pada tahun 2004 proyektor LCD diberikan fitur yang lengkap dengan penambahan perangkat yang dinamis dan warna yang kontras yang meningkat hingga tingkat DLP. Pada tahun 2004 dan 2005, proyektor LCD telah kembali datang dengan fitur yang lebih lengkap karena penambahan yang dinamis dan warna yang dianggap kontras yang telah meningkat hingga tingkat DLP.

Sekarang ini manufaktur yang bergerak di bidang pembuatan LCD khususnyaproyektor LCD hanya tersisa perusahaan gambar Jepang yaitu Epson dan
Sony. Epson memiliki sendiri teknologinya dan membuat merk “3LCD”. Untukmemasarkan teknologi proyektor “3LCD”, Epson mengatur perkongsian yang
disebut “Grup 3LCD” pada tahun 2005 dengan manufaktur proyektor lainnya memegang lisensi dari teknologi 3LCD yang digunakan dalam model
proyektor mereka

Berikut adalah gambar proyektor model pertama hingga proyektor seperti sekarang :

1. Proyektor Generasi Terdahulu

Proyektor ini bentuknya masih sederhana dan cukup besar,

dan kualitas gambar yang ditampilkan pun sangat sederhana sekali.


2. Proyektor Modern

Proyektor modern ini mempunyai model yang lumayan kecil dibanding proyektor generasi terdahulu dan proyektorini mempunyai gambar lebih berkualitas dan nyata daripada proyektor generasi terdahulu.



Seiring dengan perkembangan zaman sekrang proyektor sudah dilengkapi dengan layar sentuh (interactive) Dengan adanya teknologi interactive ini, memungkinkan proyeksi menjadi layar sentuh, jadi Anda akan lebih leluasa dan interaktif dengan adanya proyektor ini. Jika proyektor interaktif ini diaplikasikan untuk kepentingan bisnis seperti presentasi, tentunya akan menghadirkan suasana yang lebih komunikatif. Semua audien yang ada akan lebih hidup dengan tampilan gambar yang bisa ditulis, dan memberikan catatan langsung pada objek yang diproyeksikan.